olik

olik

Senin, 06 September 2010

laporan KKN

BAB I
GAMBARAN UMUM
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI GONDOWULUNG

A. Letak Geografis
Madrasah Tsanawiyah Negeri Gondowulung merupakan salah satu Madrasah Tsanawiyah Negeri dan kelompok sekolah induk di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Madrasah ini terletak di Jalan Imogiri Barat KM 4,5 Dukuh Kaloran, Desa Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Kode Pos 55187, telepon 0274 7484969. Madrasah ini didirikan di atas tanah seluas 8132 m2 dengan 6010 m2 tanah bersertifikat dan 2122 m2 tanah sewaan.
Madrasah Tsanawiyah Negeri Gondowulung ini terletak di daerah yang sangat strategis karena terletak di posisi segitiga antara Kabupaten Bantul, Kotamadya Yogyakarta, dan Kabupaten Gunung Kidul. Adapun batas-batas geografis Madrasah Tsanawiyah Negeri Gondowulung sebagai berikut:
a. Sebelah Selatan : Jalan Raya dan Dukuh Tamanan
b. Sebelah Barat : Sungai Code dan Dukuh Kaloran
c. Sebelah Utara : Dukuh Kaloran (rumah Bapak Aman)
d. Sebelah Timur : Dukuh Kaloran Sewon (toko)
Letak geografis MTsN Gondowulung merupakan posisi strategis, maka tidak mengherankan kalau MTs Negeri Gondowulung menjadi salah satu lembaga pendidikan yang menjadi tujuan masyarakat Bantul dan sekitarnya sebagai tempat untuk memberikan pendidikan menengah bagi anak-anak mereka. Walaupun seringkali dijadikan sebagai pilihan terakhir, namun tidak sedikit juga masyarakat yang mendaftarkan anak-anak mereka di MTs tersebut sebagai pilihan pertama. Karna MTsN tersebut dianggap merupakan sekolah yang sesuai putra putrid mereka, selain mendapatkan pelajaran dibidanga agama, mereka juga mendapatkan pelajaran dibidang umum.

B. Sejarah Singkat
Pada awalnya MTs Negeri Gondowulung merupakan lembaga pendidikan Islam yang didirikan pada tahun 1967 yang semula bernama sekolah diniyah dan salafiyah yang berada di bawah naungan pondok pesantren al-Fitrah yang didirikan oleh KH. Nawawi di Jejeran. Secara operasional, lembaga pendidikan tersebut ditangani oleh Rama Jalal Nawawi yang merupakan kerabat KH. Nawawi. Pada awalnya di lembaga pendidikan tersebut didirikan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN). Seiring dengan perkembangannya, di lingkungan Rama Jalal Nawawi kemudian didirikan Madrasah Tsanawiyah Agama Islam Negeri (MTs AIN) dengan kepala sekolah pertamanya Bukhori Jamal dan menjabat + 1 tahun. Madrasah ini dinegerikan pada tahun 1968 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 14/1968 tanggal 31 Januari 1968 oleh KH.M. Dachlan. Pada tahun 1970-an, madrasah ini pindah ke sebelah Utara SMP Negeri Gondowulung dengan kepala sekolahnya Khoyyin dari Demak, yang kemudian digantikan oleh Isbilal Ma’sum, BA. Pada waktu yang bersamaan, pangkat kepegawaian para pengajar yang semula golongan 1a mengalami penyesuaian, khususnya pada tahun 1979.
Pada tahun 1980, jabatan kepala sekolah dipegang oleh Nurdin Nasution. Pada masa ini terjadi pemindahan sekolah ke rumah penduduk (kepala dusun) di Dokaran, Tamanan, Banguntapan, Bantul, selama + 4 tahun (1980-1984). Untuk mempermudah operasional madrasah, pemerintah setempat memberikan tempat di Kaloran, Sewon, Bantul dengan tiga lokal. Sehingga pada saat itu, madrasah ini berada pada dua lokasi yang saling berjauhan, yaitu di sebelah Utara (Dokaran) dan sebelah Selatan (Kaloran). Namun demikian, berkat peran serta BP3, dan para donatur, madrasah tersebut bisa dijadikan satu lokasi. Kemudian, atas kebijakan camat setempat, dilakukan perbaikan dan pembangunan terhadap gedung-gedung madrasah dengan biaya angsuran, sehingga akhirnya madrasah memiliki gedung dan fasilitas yang memadai. Bahkan sebelum gempa 27 Mei 2006, madrasah ini sudah memiliki gedung bertingkat dua dengan fasilitas cukup lengkap.
Sejak terjadinya gempa, kondisi madrasah menjadi sangat memprihatinkan, gedung-gedung madrasah ada yang roboh dan fasilitas madrasah pun banyak yang rusak dan hilang. Hal ini mengakibatkan, berbagai kegiatan persekolahan agak terhambat dan kondisi kelas serta ruangan-ruangan lainnya tidak teratur. Bahkan, perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar utama madrasah dalam kondisi berantakan dan sulit dikondisikan karena keterbatasan tempat dan rak-rak buku. Untuk memperbaiki kondisi tersebut, madrasah melakukan pembangunan dan pembenahan terhadap fasilitas-fasilitas madrasah, keberhasilam dalam membangun fasilits sekolah ini bisa dinikmati haasilnya sampai sekarang. Adapun kepala sekolah yang menjabat di MTs N Gondowulung setelah Isbilal Ma’sum, secara berturut-turut adalah Budi Sudjodo, Rokhani, Ali Sudarman, Akhyar mahmud, Budirejo, dan saat ini dijabat oleh Drs. Abdul Mujib, M.Pd.I, dengan nomor SK Kepala W/1b/PP/53/2a/2001, tanggal 05 Mei 2001.
Di bawah pimpinan Drs. Abdul Mujib, M.Pd.I ini MTs Negeri Gondowulung berusaha melakukan akreditasi, sebagai salah satu upaya untuk memperoleh pengakuan secara resmi sebagai madrasah yang layak dijadikan tempat belajar baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

C. Visi dan Misi
Visi dan Misi merupakan tujuan yang sangat penting, oleh karena itu Madrasah Tsanawiyah Negeri Gondowulung juga memiliki visi dan misi yang ingin diwujudkan. Adapun visi dan misi tersebut adalah sebagai berikut:
1. Visi
Madrasah Tsanawiyah Negeri Gondowulung adalah Lembaga Pendidikan Dasar Plus yang Islami, mengedepankan rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang senantiasa meningkatkan kualitas keilmuan, mengembangkan peran bahasa dan menumbuhkan keterampilan yang memadai.
2. Misi
Adapun misi Madrasah Tsanawiyah Negeri Gondowulung sebagai berikut:
b. Meningkatkan kualitas keislaman dengan memberi dasar IMTAQ yang kuat, dengan prioritas tertib beribadah, fasih membaca al-Qur’an, dan berakhlak mulia.
c. Meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan dengan prinsip asah asih asuh dalam proses pembelajaran dengan spesifikasi mencetak pribadi yang bertanggung jawab, proaktif dengan lingkungan, dan mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat.
d. Meningkatkan profesionalisme tenaga pendidikan dan melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan guna meningkatkan kualitas keilmuan/IPTEK dengan penekunan nilai UAN dan UAM naik dari tahun ke tahun.
e. Meningkatkan kualitas berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, melestarikan bahasa daerah dan mengembangkan penggunaan bahasa asing, khususnya bahasa Arab dan bahasa Inggris.
f. Meningkatkan kualitas keterampilan siswa dengan menggali, memupuk, dan mengembangkan minat bakat melalui kurikuler dan ekstrakurikuler.

D. Struktur Organisasi
Struktur organisasi merupakan prasyarat mutlak yang harus dimiliki oleh setiap lembaga pendidikan, begitu juga halnya dengan Madrasah Tsanawiyah Negeri Gondowulung. Adapun struktur organisasi MTs Negeri Gondowulung sebagai berikut.
Sementara itu, fungsi dan tugas dari unsur-unsur utama struktur organisasi (Kepala Madrasah dan staf/wakamad) tersebut adalah:
1. Kepala Madrasah (Drs. Abdul Mujib, M.Pd.I)
Kepala madrasah berfungsi dan bertugas sebagai edukator, manajer, administrator dan supervisor, pemimpin/leader, inovator, dan motivator.
a. Edukator, sebagai edukator kepala madrasah bertugas melaksanakan proses belajar-mengajar secara efektif dan efisien.
b. Manajer, sebagai manajer kepala madrasah bertugas:
1) Menyusun perencanaan
2) Mengorganisasikan kegiatan
3) Mengarahkan kegiatan
4) Mengkoordinasikan kegiatan
5) Melaksanakan pengawasan
6) Melakukan evaluasi terhadap kegiatan
7) Menentukan kebijaksanaan
8) Mengadakan rapat
9) Mengambil keputusan
10) Mengatur proses belajar mengajar
11) Mengatur administrasi ketatausahaan, siswa, ketenagaan, sarana dan parasarana, keuangan/RAPBS
12) Mengatur Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
13) Mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat dan instansi terkait.
c. Administrator, sebagai administrator kepala madrasah bertugas menyelenggarakan administrasi:
1) Perencanaan
2) Pengorganisasian
3) Pengarahan
4) Pengkoordinasian
5) Pengawasan
6) Kurikulum
7) Kesiswaan
8) Ketatausahaan
9) Ketenagaan
10) Kantor
11) Keuangan
12) Perpustakaan
13) Laboratorium
14) Ruang keterampilan/kesenian
15) Bimbingan dan konseling
16) Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
17) Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
18) Serbaguna
19) Media
20) Gudang
21) 7K
d. Supervisor, sebagai supervisor kepala madrasah bertugas menyelenggarakan supervisi mengenai:
1) Proses balajar mengajar
2) Kegiatan bimbingan dan konseling
3) Kegiatan ekstrakurikuler
4) Ketatausahaan
5) Kerjasama dengan masyarakat dan instansi terkait
6) Sarana dan prasarana
7) Kegiatan OSIS
8) 7K
e. Leader
1) Dapat dipercaya, jujur, dan bertanggung jawab
2) Memahami kondisi guru, karyawan, dan siswa
3) Memiliki visi dan memahami misi sekolah
4) Mengambil keputusan urusan intern dan ekstern sekolah
5) Membuat, mencari, dan memilih gagasan baru.
f. Inovator, sebagai inovator kepala madrasah bertugas:
1) Melakukan pembaharuan di bidang kegiatan belajar mengajar, bimbingan dan konseling, ekstrakurikuler, dan pengadaan
2) Melaksanakan pembinaan guru dan karyawan
3) Melakukan pembaharuan dalam menggali sumber daya di BP3 dan masyarakat.
g. Motivator, sebagai motivator kepala madrasah bertugas:
1) Mengatur ruang kantor yang konduktif untuk bekerja
2) Mengatur ruang kantor yang konduktif untuk kegiatan belajar mengajar/bimbingan dan konseling
3) Mengatur ruang laboratorium yang konduktif untuk praktikum
4) Mengatur ruang perpustakaan yang konduktif untuk belajar
5) Mengatur halaman/lingkungan sekolah yang sejuk dan teratur
6) Menciptakan hubungan kerja yang harmonis sesama guru dan karyawan
7) Menciptakan hubungan kerja yang harmonis antar sekolah dan lingkungan
8) Menerapkan prinsip penghargaan dan hukuman.
9) Dalam melaksanakan tugasnya, kepala madrasah dapat mendelegasikan kepada wakil kepala madrasah.
2. Wakil Kepala Madrasah (wakamad)
Wakil kepala madrasah bertugas membantu kepala madrasah dalam kegiatan-kegiatan seperti menyusun perencanaan, membuat program kegiatan dan pelaksanaan program, pengorganisasian, pengarahan, ketenagaan, pengkoordinasian, pengawasan, penilaian, identifikasi dan pengumpulan data, serta penyusunan laporan.
a. Wakil kepala urusan Kurikulum (Drs. Suparmadi dan Dra. Siti Juwariyah, M. Si)
• Menyusun dan menjabarkan kalender pendidikan
• Menyusun pembagian tugas guru dan jadwal pelajaran
• Mengatur penyusunan program pengajaran, program satuan pelajaran dan persiapan mengajar, penjabaran dan penyesuaian kurikulum
• Mengatur pelaksanaan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler
• Mengatur pelaksanaan program penilaian kriteria kenaikan kelas, kelulusan, dan laporan kemajuan belajar siswa, serta pembagian rapor dan STTB
• Mengatur pelaksanaan program perbaikan dan pengajaran
• Mengatur pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar
• Mengatur pengembangan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pokok (MGMPP) dan koordinator mata pelajaran
• Mengatur mutasi siswa
• Melakukan supervisi administrasi dan akademis
• Menyusun laporan.
b. Wakil kepala urusan Kesiswaan (Jumari, S.Pd.)
• Mengatur program pelaksanaan bimbingan dan konseling
• Mengatur dan mengkoordinasikan pelaksanaan 7K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kesehatan, dan kerindangan)
• Mengatur dan membina kegiatan OSIS yang meliputi kepramukaan, PMR, Kelompok Ilmiah Remaja (KIR), UKS, Patroli Keamanan Sekolah (PKS), dan paskibra
• Mengatur program pesantren kilat
• Menyusun dan mengatur pelaksanaan pemilihan siswa teladan sekolah
• Menyelenggarakan cerdas cermat, olahraga prestasi
• Menyeleksi calon untuk diusulkan mendapat beasiswa

c. Wakil kepala urusan Humas (Drs. Zamroni)
• Mengatur dan mengembangkan hubungan dengan komite madrasah
• Menyelenggarakan bakti sosial dan karyawisata
• Menyelenggarakan pameran hasil pendidikan di sekolah (gebyar pendidikan)
d. Wakil kepala urusan Sarana dan Prasarana (Imam Sopingi, S.Pd.I)
• Merencanakan kebutuhan sarana dan prasarana untuk menunjang proses belajar mengajar
• Merencanakan program pengadaan sarana dan prasarana
• Mengatur pemanfaatan sarana dan prasarana
• Mengelola pengadaan, perawatan, dan pengisian
• Mengatur pembaharuannya
• Menyusun laporan

E. Guru dan Karyawan
1. Guru
Agar tercapainya tujuan pendidikan guru sangat berperan didalamnya. Guru merupakan komponen terpenting dalam pendidikan. Karena guru adalah orang yang terlibat secara langsung dengan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Guru bertanggung jawab kepada kepala madrasah dan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien. Adapun tugas dan tanggung jawabnya antara lain:
a. Membuat perangkat program pengajaran
1. Analisis Mata Pelajaran (AMP)
2. Program tahunan
3. Program satuan pelajaran
4. Program rencana pelaksanaan pembelajaran
5. Program mingguan guru
6. LKS
b. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
1. Melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar, ulangan harian, ulangan umum, dan ujian akhir
2. Melaksanakan analisis hasil ulangan harian
3. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
4. Mengisi daftar nilai siswa
5. Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan) kepada guru lain dalam proses KBM
6. Membuat alat pelajaran/peraga
7. Menumbuhkembangkan sikap menghargai karya seni
8. Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
9. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah
10. Mengadakan pengembangan program pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya
11. Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar siswa
12. Mengisi dan meneliti daftar hadir siswa setelah memulai pengajaran
13. Mengatur kebersihan ruang kelas dan ruang praktikum
14. Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkat
Perlu diperhatikan bahwa guru-guru di MTs N Gondowulung selain bertugas secara operasional (mengajar) di kelas, ada juga yang berperan sebagai wali kelas dan guru BK.
a. Wali Kelas
Wali kelas bertugas membantu wakil kepala madrasah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
1. Pengelolaan kelas
2. Penyelenggaraan administrasi kelas yang meliputi denah tempat duduk siswa, papan absensi siswa, daftar pelajaran kelas, daftar piket kelas, buku absensi siswa, buku kegiatan pembelajaran/buku kelas, dan tata tertib siswa.
3. Penyusunan dan pembuatan statistik bulanan siswa
4. Pengisian daftar kumpulan nilai siswa (legger)
5. Pembuatan catatan khusus tentang siswa
6. Pencatatan mutasi siswa
7. Pengisian buku laporan penilaian hasil belajar
8. Pembagian buku laporan penilaian hasil belajar
9. Melakukan monitoring terhadap siswa
Di MTs Negeri Gondowulung, wali kelas terdiri dari delapan belas guru, sesuai dengan jumlah kelas yang ada. Adapun masing-masing wali kelas tersebut sebagai berikut:

No Nama Kelas
1 Dra. Wening Tri S VII A
2 Anuk Kuswanti, S.Pd VII B
3 Suedi Purwanto, S. Pd VII C
4 Dra. Siti Muslikah VII D
5 Reni Astuti S.Pd VII E
6 Nur Rokhmah, S. Pd VII F
7 Siti Nur Rokhmah VIII A
8 Noor Aini, S.Pd VIII B
9 Purwanto, S.Pd VIII C
10 Sumiasyih, S.Ag VIII D
11 Rita Yuana, S.Pd VIII E
12 Hj. Hariyani, S.Pd VIII F
13 Erna Rahayu, S.Pd IX A
14 Dra. Runing Retnowati IX B
15 Dra. Agustina. S IX C
16 Dra. Siti Rochimah, MA IX D
17 Dra. Wahyu Hartati IX E
18 Dra. Miftachul Indra IX F

b. Guru Bimbingan dan Konseling
Guru bimbingan dan konseling bertugas membantu kepala madrasah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
1. Penyusunan program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling
2. Koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa tentang kesulitan belajar
3. Memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan pendidikan dan lapangan pekerjaan yang sesuai
4. Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling
5. Menyusun statistik hasil penilaian bimbingan dan konseling
6. Melaksanakan kegiatan analisis evaluasi hasil belajar
7. Menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling
8. Menyusun laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling.
Adapun jumlah guru bimbingan dan konseling di MTs Negeri Gondowulung ada tiga orang guru, yaitu:
1) M. Taqwa untuk kelas VII
2) Sri Murwanti, S.Pd untuk kelas VIII
3) Drs. Sarju untuk kelas IX
2. Karyawan/Pegawai
Para karyawan di MTs N Gondowulung dapat dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
a. Pustakawan Sekolah
Pustakawan sekolah bertugas membantu kepala madrasah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
1) Perencanaan pengadaan buku-buku bahan pustaka/media elektronika
2) Pengurusan pelayanan perpustakaan
3) Perencanaan pengembangan perpustakaan
4) Pemeliharaan dan perbaikan buku-buku bahan pustaka/media elektronika
5) Inventarisasi dan pengadministrasian buku-buku bahan pustaka/media elektronika
6) Melaksanakan layanan bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan lainnya, serta masyarakat
7) Penyimpanan buku-buku perpustakaan/media elektronika
8) Menyusun tata tertib perpustakaan
9) Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan perpustakaan secara berkala.
Di MTs N Gondowulung, urusan perpustakaan ditangani oleh tiga pegawai, yaitu:
1) Slamet Lestari, A.Md.
2) Dra. Sulfi Baridah
3) Gunanto
Sementara itu, Gunanto sebagai salah seorang pegawai tidak tetap (PTT), selain bertugas di perpustakaan juga mempunyai tugas-tugas sebagai berikut:
1) Membuka dan menutup kembali pintu dan jendela semua ruang kelas yang berada di sebelah Utara ruang perpustakaan/guru
2) Menyiapkan dan menjaga kebersihan kamar mandi, WC siswa di sebelah Utara perpustakaan
3) Menyapu dan membersihkan halaman ruang belajar, gedung sebelah Utara perpustakaan
4) Menjaga keamanan, kerapian sepeda siswa, kendaraan guru, dan TU
5) Mengadakan perbaikan ringan atas kerusakan listrik, saluran air, dan genteng bocor
6) Memelihara dan menjaga taman
7) Menyiapkan sound system untuk upacara dan rapat
8) Membunyikan bel dimulainya jam pelajaran pertama sampai kedua dan membantu pelayanan perpustakaan
9) Pengiriman dan pengambilan barang pos
b. Laboran
Laboran bertugas membantu kepala madrasah dalam kegiatan-kegiatan berikut:
1) Perencanaan pengadaan alat dan bahan laboratorium
2) Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium
3) Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium
4) Memelihara dan memperbaiki alat-alat laboratorium
5) Inventarisasi dan pengadministrasian peminjaman alat-alat laboratorium
6) Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan laboratorium
Di MTs N Gondowulung ada tiga macam laboratorium, yaitu:
1) Laboratorium bahasa
2) Laboratorium MIPA
3) Laboratorium komputer
c. Tata Usaha
Tata usaha merupakan salah satu bagian terpenting dari MTs N Gondowulung, karena di bagian inilah kegiatan administrasi berpusat. Bagian tata usaha di MTs N Gondowulung terdiri dari beberapa unsur, yaitu kepala tata usaha, urusan keuangan bendaharawan rutin, urusan kepegawaian, urusan keuangan bendaharawan BP3, urusan sarana dan prasarana, urusan kesiswaan dan pengajaran, urusan umum dan surat-menyurat, dan urusan perpustakaan. Adapun tugas masing-masing unsur tersebut yaitu:

1. Kepala Tata Usaha (Slamet Widodo)
Kepala tata usaha bertugas melaksanakan ketatausahaan madrasah dan bertanggung jawab kepada kepala madrasah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
a) Penyusunan program kerja tata usaha madrasah
b) Pengelolaan keuangan madrasah
c) Pengurusan administrasi ketenagaan dan siswa
d) Pembinaan dan pengembangan karir pegawai tata usaha madrasah
e) Penyusunan administrasi perlengkapan madrasah
f) Penyusunan dan penyajian data statistik madrasah
g) Mengkoordinasikan dan melaksanakan 7K
h) Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan pengurusan ketatausahaan secara berkala.
2. Urusan Keuangan Bendaharawan Rutin (Hj. Nursyamsiah)
Adapun tugas urusan keuangan bendaharawan rutin adalah membantu atasan langsung/kepala TU dalam urusan-urusan sebagai berikut:
a) Penyelenggaraan SPP, gaji, dan UYD
b) Penyelenggaraan SPP, honorarium
c) Pembukuan dan pengarsipan
• Buku SPM, gaji, dan UYD
• Buku kas tabelaris
• Buku kas umum
• Buku Bantu kas
• Buku Bantu bank
• Buku Bantu Pajak
• Pembayaran gaji, HR GTT, dan kebutuhan sehari-hari
• Pelaporan SPJ, gaji, dan UYD
• Pelaporan LKR, LKKR, dan realisasi penggunaan anggaran
• Menerima pemeriksaan kas
• Pelayanan surat keterangan
3. Urusan Kepegawaian (Tugiman)
Adapun tugas urusan kepegawaian adalah membantu atasan langsung/kepala TU dalam urusan-urusan sebagai berikut:
a) Pelayanan permintaan data pegawai
b) Pengusulan pengangkatan GTT
c) Pengusulan kenaikan pangkat
d) Penerbitan SPMJ
e) Penerbitan KGB
f) Penerbitan DP3
g) Pembukuan dan pengarsipan
• Buku induk pegawai
• Buku mutasi pegawai
• Buku data kepegawaian
• Buku pengendalian kenaikan pangkat dan KGB
• Buku daftar guru dan TU menurut pangkat, jabatan, dan pendidikan terakhir
• Buku pengendalian pensiun
• Buku pengendalian cuti
h) Penyelenggaraan buku piket
i) Penyelenggaraan daftar hadir
j) Penyelenggaraan file
k) Penyelenggaraan buku daftar hadir upacara
4. Urusan Keuangan Bendaharawan BP3 (Dalalah, BA)
Adapun tugas urusan keuangan bendaharawan BP3 adalah membantu atasan langsung/kepala TU dalam urusan-urusan sebagai berikut:
a) Menerima pembayaran BP3
b) Kebutuhan kas pegawai dan kebutuhan rutin
c) Pembukuan dan pengarsipan
• Buku kas tabelaris
• Buku kas umum
• Buku bantu kas BP3 rutin
• Buku bantu kas BP3 tidak rutin
• Buku bantu kas kegiatan intra kurikuler
• Buku bantu kas kegiatan ekstra kurikuler
• Buku bantu kas PHBI
• Buku bantu kas lain-lain
d) Pelaporan SPS
e) Menerima penerimaan kas
5. Urusan Sarana dan Prasarana (Nurrohmah)
Adapun tugas urusan sarana dan prasarana adalah membantu atasan langsung/kepala TU dalam urusan-urusan sebagai berikut:
a) Penerimaan barang dan penyimpanan barang ATK
b) Pelayanan permintaan barang
c) Pembukuan dan pengarsipan
• Buku agenda penerimaan barang
• Buku inventaris barang
• Buku mutasi barang
• KIB tanah dan bangunan
• DIL
• LTI (Laporan Tahunan Inventaris)
• LMBT (Laporan Mutasi Barang Tahunan)
• Sertifikat tana
• IMB
• Berita acara penyerahan barang
d) Pelaporan KIB tanah dan bangunan
e) Pelaporan LTI
f) Pelaporan LMBT
g) Pembuatan dan penempelan DIR
h) Perbaikan barang
i) Penerimaan pembayaran BP3 rutin dari siswa, selanjutnya disetor ke bendaharawan BP3
6. Urusan Kesiswaan dan Pengajaran (Juharoh)
Adapun tugas urusan kesiswaan dan pengajaran adalah membantu atasan langsung/kepala TU dalam urusan-urusan sebagai berikut:
a) Pelayanan permintaan data siswa
b) Pembukuan dan pengarsipan
• Buku induk siswa
• Buku Klaper
• Buku mutasi keluar masuk siswa
• Buku mutasi jumlah siswa
• Buku keadaan siswa
• Buku kenaikan dan kelulusan
• Buku keadaan siswa menurut umur, kelas, dan jenis kelamin
• Buku penerimaan beasiswa
• Buku perencanaan penerimaan siswa baru
c) Merekap absensi siswa
d) Membantu penyelenggaraan perpustakaan -melayani peminjaman buku
7. Urusan Umum dan Surat-Menyurat (Istiqomah)
Adapun tugas urusan umum dan surat-menyurat adalah membantu atasan langsung/kepala TU dalam urusan-urusan sebagai berikut:
a) Pelayanan surat masuk dan keluar
b) Pengendalian surat
c) Pembukuan dan Pengarsipan
• Buku agenda surat masuk dan keluar
• Buku ekspedisi ke dalam
• Buku sekpedisi keluar
• Buku tamu khusus pembinaan
• Buku tamu umum
• Buku tamu orang tua siswa
• Buku notulen rapat dinas
• Buku informasi
• Buku alibi
• Buku kegiatan madrasah
d) Menyelenggarakan pelayanan legalisasi fotokopi STTB/STK
e) Pengetikan/pengoperasian komputer
8. PP ABP (Dwi Syarifudin)
Adapun tugas dari PP ABP adalah membantu administrasi sekolah.
9. Kepegawaian (Sri Wahyu Handayani)
d. Teknisi Media
Karyawan/pegawai bagian teknisi media bertugas membantu kepala madrasah dalam kegiatan-kegiatan berikut:
1. Merencanakan pengadaan alat-alat media
2. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan media
3. Menyusun program kegiatan teknisi media
4. Mengatur penyimpanan, pemeliharaan, dan perbaikan alat-alat media.
5. Inventarisasi dan pengadministrasian alat-alat media
6. Menyusun laporan pemanfaatan alat-alat media
e. Layanan teknis di bidang keamanan/ penjaga sekolah/ satpam (Syarifuddin)
1. Mengisi buku catatan kejadian-kejadian
2. Mengantar/memberi petunjuk tamu sekolah
3. Mengamankan pelaksanaan upacara, PBM, UN/UAM, rapat
4. Menjaga kebersihan pos jaga
5. Menjaga ketenangan dan keamanan kampus madrasah, siang dan malam
6. Merawat peralatan jaga malam
7. Melaporkan kejadian secepatnya bila ada
f. Layanan teknis di bidang pertamanan/kebun/tukang kebun (Wiwid Darono dan Marjo)
Layanan teknis di bidang pertamanan memiliki tugas sebagai berikut:
1. Mengusulkan keperluan alat perkebunan
2. Merencanakan distribusi, jenis, dan pemilahan tanaman
3. Memotong dan menyiangi rumput liar
4. Memelihara dan memangkas tanaman
5. Memupuk tanaman
6. Memberantas hama dan penyakit tanaman
7. Menjaga kebersihan dan keindahan tanaman, serta kerindangan
8. Merawat tanaman dan infrastrukturnya
9. Merawat dan memperbaiki peralatan kebun
10. Membuang sampah kebun dan lingkungan sekolah ke tempat sampah.
Lebih spesifiknya, Wiwid Darono dan Marjo sebagai pegawai tidak tetap bertugas sebagai berikut:
1) Wiwid Darono
a. Menyapu dan membersihkan halaman tempat upacara dan ruang perpustakaan, ruang guru, kantor TU, dan ruang kepala sekolah.
b. Membuka dan menutup pintu gerbang, pintu dan jendela ruang kelas, perpustakaan, ruang guru, serta gedung sebelah Barat jalan.
c. Menyiapkan dan menjaga kebersihan kamar mandi, WC guru dan TU, siswa sebelah Selatan.
d. Menyiapkan dan menyajikan minuman guru dan TU.
e. Ikut menjaga keamanan sepeda siswa, guru, dan TU.
f. Menjaga keselamatan gedung dan kekayaan madrasah, baik siang maupun malam
g. Menyiapkan ruang untuk rapat-rapat dan atau pertemuan lainnya.
2) Marjo
a. Menjaga keamanan gedung sebelah Barat jalan beserta isinya pada malam hari
b. Menyapu dan menjaga kebersihan dan keindahan halaman, kamar mandi/WC gedung sebelah Barat.
Terlepas dari penjelasan di atas, guru dan karyawan/pegawai di MTs Negeri Gondowulung ada yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS)/guru dan pegawai tetap serta guru dan pegawai tidak tetap. Selain itu, pendidikan para guru dan pegawai juga berkisar antara D.1, D.3, S1, S2, sarjana muda (Sm), Sekolah Lanjutan Atas (SLA), SMP, dan SD. Adapun jumlah guru dan pegawai/karyawan di MTs N Gondowulung adalah sebagai berikut:
No. Tugas Status Jml Kelamin Pendidikan
Pr Lk S2 S1 D3 DI Sm SLA SMP SD
1 Kep.Mad PNS 1 - 1 1 - - - - - - -
2 Guru PNS 34 20 8 3 23 1 1
4 - - -
GTT 4 2 1 - - - - - -
3 Ka.TU PNS 1 - 1 - - - - - 1 - -
4 TU PNS 8 6 2 - - - -
1
4
- -
5 BK PNS 3 1 2 - 3 - - - - - -
6 Perpusta-kaan PTT 3 2 1 - 1 1 - - - 1 -
7 Tukang Kebun PTT 3 - 3 - - - - - - - 3
8 Satpam PTT 1 - 1 - - - - 1 -
Jumlah 58 31 19 4 27 2 1 5 6 1 3
Tabel 1.3. Pendidikan Guru dan Pegawai
MTs Negeri Gondowulung Tahun Pelajaran 2010/2011

Berdasarkan data di atas diketahui bahwa 66,67% dari jumlah seluruh guru dan pegawai di MTs N Gondowulung sudah memenuhi kualifikasi akademik untuk menjadi guru dan pegawai profesional (informasi selengkapnya lihat lampiran).
F. Siswa
Siswa-siswa di MTs Negeri Gondowulung dibagi dalam tiga tingkatan dengan delapan belas kelas, yaitu enam kelas VII, enam kelas VIII, dan enam kelas IX. Adapun jumlah siswa dari tiap-tiap kelas dan keseluruhannya sebagai berikut:

No. Kelas Jumlah Jumlah Keseluruhan
Laki-Laki Perempuan
1. VII 121 105 226
2. VIII 100 98 198
3. IX 93 88 181
Total 314 291 605
Tabel. 1.3. Jumlah Siswa MTs N Gondowulung
Tahun Pelajaran 2010/2011

Berdasarkan tabel di atas, dapat dipahami bahwa jumlah siswa di MTs Negeri Gondowulung terus mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun yang lalu. Selain itu, siswa laki-laki ternyata lebih dominan daripada siswi perempuan (informasi selengkapnya lihat lampiran).
Di samping siswa-siswa dengan jumlah yang tersebut, pada tahun 2010 ada beberapa siswa yang keluar dan drop out. Adapun data siswa-siswa tersebut dapat dilihat pada tabel berikut:

No. Nama Siswa Kelas Ket Alasan
1 M. qoirul Wakhid VII D Keluar Pindah
2 Dwi Arista VII F Keluar Pindah
3 Marentina putri. F VIII B Keluar Pindah
4 Wilda Maulida VIII F Keluar Pindah
5 Armenia Catur. R VII F Keluar Pindah

Berdasarkan tabel di atas, dapat dipahami bahwa mutasi keluar dan drop out siswa-siswi MTs N Gondowulung mayoritas disebabkan karena tidak ada minat belajar yang direalisasikan dengan lamanya tidak masuk kelas. Selain itu juga disebabkan oleh kurangnya dukungan dari orang tua. Oleh karena itu, pihak madrasah perlu melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan minat belajar siswa dan memberikan pengertian dan pemahaman kepada para wali siswa akan pentingnya sekolah sehingga mampu meminimalisir banyaknya siswa yang putus sekolah. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah generasi muda dari kebodohan akibat putus sekolah.
G. Sarana dan Prasarana
Seperti yang telah diungkapkan bahwa sejak gempa 27 Mei 2006 lalu, MTs N Gondowulung masih dalam tahap pembangunan dan perbaikan. Oleh karena itu, sulit untuk mengidentifikasi sarana-prasarana sekolah secara tepat. Namun, secara garis besarnya sarana dan prasarana di MTs N Gondowulung terdiri dari ruangan, perabot, dan infrastruktur madrasah.
1. Ruangan
No. Jenis Ruangan Jml Kondisi
1 Ruang Kelas 18 Baik.
2 Ruang Perpustakaan 1 Baik, tapi sempit
3 Ruang Tata Usaha 1 Baik
4 Ruang Kepala Sekolah 1 Baik
5 Ruang Guru 1 Baik
6 Ruang BK 1 Baik
7 Ruang UKS 1 Baik
8 Ruang Kantin 2 Baik
9 Ruang Musik 1 Baik
10 Gudang 1 Sempit
11 Kamar mandi dan WC guru 3 Baik
12 Kamar Mandi dan WC Murid 16 Baik
13 Bangsal Kendaraan 1 Baik
14 Lab. Computer 1 Baik
15 Lab. Bahasa 1 Baik
16 Lab. MIPA 1 Baik
Tabel 1.5. Pembagian ruang di MTs N Gondowulung
Tahun Pelajaran 2010/2011

2. Perabot
Adapun perabot-perabot di MTs N Gondowulung digunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pada setiap ruangan, seperti ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang tata usaha, ruang kepala sekolah, ruang AVA, ruang serbaguna, ruang guru, ruang BK, ruang UKS, ruang OSIS, ruang kantin, ruang koperasi, gudang, kamar mandi dan WC guru, kamar mandi dan WC murid, bangsal kendaraan, lab. Komputer, lab MIPA, dan lab. Bahasa (terlampir).
3. Infrastruktur

No. Infrastruktur Jumlah Kondisi
1 Pagar Depan (m) 200 Baik
2 Pagar Samping (m) 123,6 Baik
3 Pagar Belakang (m) 160 Baik
5 Tiang Bendera (buah) 2 Baik
6 Reservoir/Menara Air (m3) 3,5 Baik
7 Bak Sampah Permanen (buah) 9 Baik
10 Gorong-Gorong (m) 1 Baik
11 Tempat Parkir (m2) 78 Baik
12 Jalan Masuk (m2) 12 Baik
13 Selasar Penghubung Tertutup (m) 27 Baik
14 Selasar Penghubung (m) 18 Baik
15 Lapangan Upacara/OR (m2) 608 Baik
Tabel 1.6. Daftar infrastruktur MTs N Gondowulung
Tahun pelajaran 2010/2011

Demikian sarana dan prasarana yang ada di MTs Negeri Gondowulung Bantul (informasi selengkapnya terlampir).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar