STRATEGI PEMBELAJARAN
1. STRATEGI MEMBANGUN TIM
1. TRADING PLACES (tempat-tempat perdagangan)
Srtategi ini memungkinkan peserta didik lebih mengenal, saling tukar pendapat dan mempertimbangkan gagasan,nilai atau mencari ide baru tentang berbagai masalah. Strategi tersebut merupakan cara yang baik untuk mengembangakan penyingkapan diri atau sebuah pertukaran aktif terhadap berbagai sudut pandang.
2. WHO IS IN THE CLASS (siapa didalam kelas?)
Teknik mengajar ini sangat baik untuk pemecah kebekuan suasana dikelas, sehingga disebut “icebreaker”. Teknik ini mirip denagan pemburuan binantang kepada teman-teman ketimbang terhadap benda-benda. Perburuan tersebut dapat ditentukan dalam sejumlah cara dan dalam bentuk kelas yang berbeda-beda. Strategi ini akan membantu untuk membangun tim dan membuat gerakan fisik berjalan tepat pada permulaan sebuah pelajaran.
3. GROUP RESUME ( Resume kelompok)
Teknik ini menggambarkan sebuah prestasi,kecakapan dan pencapaian individual sedangkan resum kelompok cara yang menyenangkan untuk dapat bekerja sama membangun anggota .
4. PREDICTION ( memperkirakan )
Teknik ini menyenangkan untuk membantu peserta didik menjadi kenal satu sama lain dan teknik ini juga sebuah eksperimen yang menarik pada kesan pertama.
5. TV COMMERCIAL (Iklan Tv)
Ini adalah strategi pembuka yang hebat bagi peserta didik yang telah saling mengenal satu sama lain. Strategi ini dapat menghasilkan pembangunan tim (team building) yang cepat.
6. THE COMPANY YOU KEEP (Mencari Teman Membantu Kelompok)
Teknik ini memperkenalkan gerakan fisik tepat sejak awal dan membantu peserta didik lebih saling mengenal satu sama lain. Aktivitas kelas bergerak dengan cepat dan banyak menyenangkan.
7. TEAM GETEWAY (Pelepasan Team)
Seringkali, pengajaran aktif dikembangkan dengan menciptakan tim-tim belajar jangka panjang yang mingkin belajar bersama, mengerjakan proyek2 dan menentukan dalam berbagai belajar bersama yang lain.ketika ini ini ada dalam perencanaan anda. Maka hal itu membantu melakukan kegiatan2 membangun tim awal untuk menjamin sebuah permulaan yang kuat. Selagi ada banyak kegiatan pembangunan tim yang harus dipertimbangkan, maka strategi berikut ini merupakan suatu pilihan vavorit.
8. RECONNECTING ( Menghubungkan Kembali)
Dalam pelajaran yang waktunya habis, kadang2 akan membantu menghabiskan berbagai menit untuk mengkaitkan kembalinpelajaran tersebut dengan cara peserta didik setelah beberapa saat di antara sela pelajaran. Strategi ini memprtimbangkan beberapa cara untuk melakukan ini.
9. REALLY GETTING ACQUANINTED ( Mengenal Teman)
Teknik ini adalah member kesempatan terbatas kepad peserta didik untuk bertemu dan saling mengenal satu sama lain. Strategi dirancang dengan menyusun sebuah aktivitas yang memberi pengalaman yang mendalam, sehingga berbagai kelompok peserta didik dapat menjadi betul2 saling mengenal.
10. THE GREAT WIND BLOWS ( Badai Berhembus)
Strategi ini merupakan pemecah kebekuan dibuat cepat yang membuat para peserta didik bergerak dan tertawa. Strategi tersebut merupakan cara membangun tim yang baik dan menjadikan para peserta didik lebih mengenal satu sama lain.
11. SETTING CLASS GROUND RULES ( Menetapkan Aturan Kelas)
Ini adalah: sebuah metode polling yang memungkinkan para peserta didik menetapkan aturan-aturan perilaku mereka sendiri.ketika para peserta didik merupakan bagian dari proses membangun tim ini,maka mereka lebih mungkin untuk mendukung norma-norma yang dibangun tersebut.
2. STRATEGI PENILAIAN SECARA CEPAT (On – The – Spot Assessment Strategies )
12. ASSESMENT SEARCH (Penelitian untuk penilaian)
Teknik ini menarik untuk member tugas materi pelejaran secara cepat dan pada saat bersamaan,melibatkan peserta didik sejak awal untuk mengetahui masing-masing siswa dan belajar dengan kerjasama.
13. QUESTIONS STUDENTS HAVE (Pertanyaan siswa)
Teknik ini mudah untuk mempelajari tentang keinginan dan harapan siswa.Cara ini menggunakan sebuah teknik mendapatkan partisipasi melalui tulisan dari pada percakapan.
14. INSTANT ASESSMENT (Penilaian secara cepat )
Strategi ini dapat digunakan untuk menugaskan latar belakang peserta,pengalaman,sikap,harapan,dan perhatian secara cepat.
15. REPRESENTATIVE SAMPLE ( Sample kelompok )
Strategi ini cocok digunakan untuk jumlah siswa yang banyak yang tidak mudah untuk memahami semua pelajaran dengan cepat. Prosedur ini memungkinkan anda untuk memilih contoh siswa yang tepat dari seluruh kelas dan mengetahui mereka dengan mewawancarai mereka didepan umum.
16. CLASS CONCERN ( Perhatian terhadap aktifitas kelas )
Para peserta didik biasanya memegang beberapa kepedulian terhadap suatu pelajaran yang mereka hadiri untuk pertama kali, khususnya jika pelajaran itu bercirikan pelajaran aktif. Kegiatan ini memungkinkan kepedulian ini untuk diungkapkan dan didiskusikan secara terbuka namun dengan cara yang aman.
17. ACTIVE KNOWLEDGE SHARING (Berbagi pengetahuan secara aktif )
Ini adalah sebuah cara yang bagus untuk menarik para peserta didik dengan segera kepada materi pelajaran. Dapat menggunakannya untuk mengukur tingkat pengetahuan para peserta didik selagi,pada saat yang sama, melakukan beberapa bangunan tim. Stategi tersebut bekerja dengan beberapa pelajaran dan dengan beberapa materi pelajaran.
18. ROTATING TRIO EXCHANG (Pertukaran trio memutar)
Ini adalah sebuah cara mendalam baginpeserta didik untuk berdiskusi tentang berbagai masalah dengan beberapa (namun biasanya tidak semua) teman-teman kelasnya.Pertukaran itu dapat dengan mudah dilengkapi dengan materi pelajaran.
19. GO TO YOUR POST (Bergarak ketempat yang dipilih)
Ini sebuah strategi terkenal untuk menggabungkan gerakan fisik pada permulaan suatu pelajaran.Strategi ini cukup fleksibel untuk digunakan bagi berbagai macam kegiatan yang dirancang untuk merangsang minat awal dalam materi pelajaran anda.
20. LIGHTENING THE LEARNING CLIMATE (Mengurangi suasana belajar formal)
Sebuah kelas dapat dengan cepat mencapi suatu iklim belajar yang informal,tidak mengancam,dengan mengajak peserta didik untuk menggunakan humor kreatif tentang pelajaran secara langsung.Strategi ini hanya mengerjakan itu dan pada saat yang sama membuat peserta didik berfikir.
21. EXCHANGING VIEWPOINT ( Pertukaran pandangan)
Strategi ini dapat merangsang keterlibatan segera dalam materi pelajaran. Strategi ini juga memperingatkan peserta didk agar menjadi pendengar yang hati2 dan membuka diri mereka sendiri terhadap berbagai macam sudut pandang.
22. TRUE OR FALSE (Betul atau salah)
Kegiatan kolaboratif ini juga merangsang keterlibatan langsung dalam materi pelajaran. Strategi ini mengembangkan bangunan tim, berbagai pengetahuan dan belajar langsung.
23. BUYING INTO THE COURSE ( Membuat kontrak dalam pelajaran)
Strategi ini mengajak para peserta didik untuk berpikir dan mengenal tanggung jawab individunya untuk belajar secara aktife dikelas.
3. BAGAIMANA MEMBANTU PESERTA DIDIK MEMPEROLEH PENGETAHUAN , KETRAMPILAN, DAN SIKAP SECARA AKTIF.
24. INQUIRING MINDS WHAT TO KNOW (membangitkan rasa ingin tahu)
teknik sederhana ini merangsang rasa ingin tahu peserta didik dengan mendorong spekulasi mengenai topic atau persoalan.para peserta didik lebih mungkin menyimpan pengetahuan tentang materi pelajaran yang tidak tercakup sebelumnya jika mereka terlibat sejak awal dalam sebuah pengalaman pengajaran kelas penuh.
25. LISTENING TEAM (tim pendengar)
Kegiatan ini merupakn sebuah cara membantu peserta didik agar tetap terfokus dan siap siaga selama suatu pelajaran yang di dasarkan dengan kuliah diberikan.tim pendengar menciptakan kelompok-kelompok kecil bertanggung jawab menjelaskan materi pelajaran.
26. GUIDED NOTE-TAKING (membuat catatan terbimbing)
Dalam strategi ini diberikan satu orang dipersiapkan yang mendorong peserta didik mencatat selagi mengajar.bahkan sebuh gerakan tubuh kecil akan mendorong peserta didik lebih besar dari pada jika hand out pengajaran yang lengkap diberikan.ada berbagai macam metode untuk membuat catatan secara terbimbing ini.cara paling sederhana melibatkan pengisian belangko.
27. LECTURE BINGO (member ala bingo)
Ceramah jadi kurang membosankan dan para peserta didik akan lebih hati-hati jika anda membuatnya kedalam permainan ini.disini,poin-poin kunci didiskusikan selagi para peserta didik bermain bingo.
28. SYNERGETIC TEACHING (pengajaran bersinergi)
Metode ini merupakan sebuah perubahan langka.strategi ini memungkinkan para pesrta didik yang telah mempunyai pengalaman-pengalaman berbeda mempelajari materi yang sama untuk membandingkan catatan –catatan.
29. GUIDED TEACHING (pembelajaran terbimbing)
Dalam teknik ini,guru menanyakan satu atau lebih pertanyaan untuk membuka pengetahuan mata pelajaran atau mendapatkan hipotesis atau kesimpulan mereka dan kemudian memilahnya kedalam kategori-kategori.metode pembelajaran terbimbing merupakan suatu perubaha cantik dari ceramah secara langsung dan memungkinkan anda mempelajari apa yang telah diketahui dan dipahami para peserta didik sebelum membuat poin-poin pelajaran.metode ini sangat berguna ketika pengajaran konsep-konsep abstrak.
30. MEET THE GUEST (mengundang pembicara tamu)
Kegiatan ini merupakan suatu cara yang hebat untuk melibatkan para pembicara tamu yang tidak mempunyai waktu atau keahlian untuk mempersiapkan sebuah sesi kelas.pada saat yang sama kegiatan ini member peserta didik kesempatan berinteraksi dengan seorang ahli mata pelajaran dengan cara yang unik dan mengambil peran aktif dalam mempersiapkan pembicara tamu.
31. ACTING OUT (memerankan prosedur)
Persoalan bagaimana jelasnya sebuah penjelasan verbal atau visual,namun beberapa konsep dan prosedur tidak meresap dihati.sebuah cara untuk membantu mengembangkan sebuah gambaran bahan itu adalah dengan meminta beberapa peserta didik untuk memerankan konsep-konsep tersebut atau menjalankan prosedur-prosedur yang sedang anda coba untuk dilaksanakan.
32. WHAT’S MY LINE (apa tema saya)
Kegiatan menawarkan suatu pendekatan segar untuk membantu para peserta didik mempelajari materi kognitif.dengan mengadaptasi satu pertunjukan permainan televise kuno,maka para peserta didik mempunyai kesempatan mengulas materi yang baru saja diajarkan dan menguji satu sama lain sebagai sauatu penguatan terhadap pelajaran.
33. VIDEO CRITIC (membahas program video)
Seringkali,melihat video-video pendidikan merupakan persoalan pasif.para peserta didik duduk di tempat-tempat duduknya,dengan menunggu untuk dihibur.ini adalah suatu cara aktif untuk membuat para peserta didik menyaksikan suatu video.
MERANGSANG DISKUSI KELAS
(stimulating clas discussion)
34. ACTIVE DEBATE(perdebatan aktif)
Suatu perbedebatan dapat menjadi sebuah metode berharga untuk mengembangkan pemikiran dan refleksi,khususnya jika para peserta didik diharapkan mengambil posisi yang bertentangan dengan pendapatnya.ini adalah sebuah strategi untuk suatu perdebatan yang secara aktif melibatkan setiap peserta didik dalam kelas,bukan hanya orang-orang yang berdebat.
35. TOWN MEETING(rapat kota)
Format diskusi ini sangat cocok untuk kelas-kelas besar.dengan membuat suasana mirip dengan sebuah rapat kota,maka seluruh kelas bias menjadi terlibat dalam diskusi.
36. THREE-STAGE FISHBOWL DECISION(diskusi tiga tahap ala fishbowl)
Adalah suatu format diskusi yang didalamnya sebagian kelas membentuk sebuah lingkaran diskusi di sekitar kelompok diskusi itu.
37. EXPANDING PANEL (memperluas panel)
Kegiatan ini merupakan suatu cara terbaik untuk merangsang diskusi dan memberikan para peserta didik sebuah kesempatan mengenal,menjelaskan dan mengklarifikasi berbagai isu sambil menjaga partisipasi aktif dari seluruh kelas.
38. POINT COUNTERPOINT (saling beradu pendapat)
Kegiatan ini merupakan sebuah teknik hebat untuk merangsang diskusi dan mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentana berbagai isu kompleks.format tersebut mirip dengan sebuah perdebatan namun kurang formal dan berjalan dengan lebih cepat.
39. READING ALOUD(membaca keras)
Membaca suatu teks dengan keras dapat membantu peserta didik memfokuskan perhatian secara mental,menimbulkan pertanyaan-pertanyaan,dan merangsang diskusi.strategi ini jauh seperti satu sesi studi bible strategi tersebut mempunyai efek memusatkan perhatian dan membuat suatu kelompok yang kohesif.
40. TRIAL BY JURY(pemeriksaan oleh pengadilan)
Teknik ini menggunakan sebuah pemeriksaan pura-pura yang lengkap dengan saksi,jaksa,pembela,pegawai pengadilan,dll.adalah sebuah metode yang baik untuk mencetuskan pengajaran kontrofersi belajar dengan berargumen secara afektif tentang sebuah pendapat dan menantang yang berlawanan.
PERTANYAAN TERLALU SINGKAT
(Promptins Questions)
41. LEARNING STARTS WITH A QUESTION ( Belajar memulai dengan sebuah pertanyaan)
Untuk memciptakan pola belajar aktif proses ini dapat merangsang peserta didik untuk bertanya tentang mata pelajaran mereka,tanpa penjelasan dari pengajar lebih dahulu. Strategi sederhana ini merangsang untuk bertanya, kunci belajar.
42. PLANTED QUESTION ( Pertanyaan Rekayasa)
Teknik ini memungkinkan untuk memberikan informasi sebagai jawaban atas pertanyaan yg pernah diberikan kepada peserta didik yang dipilih.
43. ROLE REVELSAL QUESTION ( memutar peran mengajukan pertanyaan)
Teknik ini dapat memutar peranan : melontarkan pertanyaan dan peserta didik mencoba merespon.
BELAJAR DENGAN CARA BEKERJA SAMA
(Collaborative Learning)
44. INFORMATION SEARCH (Mencari Informasi_
Tim mencari informasi yang menjawab pertanyaan yang diajukan kepada metode ini khususnya sangat membantu dalam materi yang membosankan.
45. THE STUDY GROUP (Kelompok Belajar)
Metode ini memberikan peserta didi intuk mempelajari materi pelajaran dan menjelaskan isinya. Sesi belajar akan efektife dan kelompok akan mampu mengatur diri.
46. CARD SORT ( Memilah dan Memilih kartu)
Ini merupakan kegiatan kolaboratif yang bias digunakan untuk mengajarkan konsep, penggolongan sifat, fakta tentang suatu obyek atau mengulangi informasi.
47. LEARNING TOURNAMENT (Turnamen belajar)
Teknik ini dikembangkan oleh Robert Slavin. Teknik ini juga menggabungkan satu beljar kelompok belajar dan kompetesi tim.
48. THE POWER OF TWO (Kekuatan Berdua)
Teknik kolaboratif ini mendorong kepentingan dan keuntungan sinergi, karena dua kepala tentu lebih baik daripada satu.
49. QUIZ TEAM (Menguji tim)
Teknik ini menigkatkan kemampuan tanggung jawab peserta didik untuk apa yang mereka pelajari melalui cara yang menyengangkan.
50. GROUP TO GROUP (Pertukaran )
Pada strategi ini tugas yang berbeda diberikan kepada kelompok peserta didik yang berbeda. Masing2 kelompok mengajar apa yang telah di pelajari.
51. JIGSAW LEARNING ( Belajar Jigsaw)
Pertukaran dari kelompok ke kelompok dengan suatu perbedaan penting.
52. EVERYONE IS A TEACHER HERE ( Setiap Orang adalah Guru)
Strategi ini mudah guna memperoleh partisipasi kelas besar dan tanggung jawab individu. Strategi ini memberikan kesempatan peserta didik untuk bertindak seperti pengajar.
53. PEER LESON (Pelajaran Teman Sebaya)
Ini adalah sebuah strategi yang mengembangkan “peer teaching” dalam kelas yang menempatkan seluruh tanggng jawab untuk mengajar para peserta didik sebagai anggota kelas.
54. STUDENT-CREATED STUDIES ( Studi kasus kreasi siswa)
Teknik ini memungkinkan peserta didik menciptakan studi kasus sendiri.
55. IN THE NEWS ( Berita-berita Utama)
Ini adalah cara yang menarik agar peserta didik terlibat dan menimbulkan ketertarikan mereka pada topic-topik bahkan sebelum mereka masuk kelas.
56. POSTER SESSION ( Pembahasan Poster)
Teknik ini merupakan sebuah cara cerita dan grafik yang memungkinkan peserta didik mengekspresikan persepsi dan perasaan mereka tentang topik yg sekarang didiskusikan dalam sebuah lingkungan yg tidak menakutkan.
BAGAIMANA BELAJAR AGAR TIDAK LUPA???
Dalam bagian ini akan mempertimbangkannya dalam 4 katagori yaitu:
Strategi meninjau: bagian ini berkaitan dengan cara2 membantu peserta didik mengingat ulang apa yang telah mereka pelajari,mengetes pengetahuan dan kemmpuan sekarang.
Penilaian sendiri: bagian ini berkaitan dengan cara-cara mambantu peserta didik menilai apa yang sekarang mereka ketahui,apa yang mereka dapat lakukan sekarang dan sikap apa yang seharusnya mereka pegangi.
Perencanaan masa depan bagian ini berkaitan dengan cara membantu peserta didik mempertimbangkan apa yang akan mereka lakukan untik menggunakan apa yang telah mereka pe;ajari.
Sentiment akhir: bagian ini berkaitan dengan cara membantu peserta didik mengenang tentang pengalamanya bersama dan mengungkapkan penghargaan.
RESUME
Strategi Pembelajaran Aktif
disusun guna memenuhi tugas ppl 1
yang diampu oleh Drs.Usman M.Ag
disusun oleh : Dewi Yuni Purwasari
nim : 07410029
FAKULTAS TARBIYAH
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA
2010
ka ini referensinya dari buku apa?
BalasHapus